3.2.a.10.3. Jurnal Refleksi - Minggu 22 - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya
Pada Jurnal Refleksi Minggu ke – 22, saya menggunakan Model 4F (Facts, Feelings, Findings, Future). Model 4F merupakan model refleksi yang dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway. Model refleksi 4F dapat diterjemahkan menjadi 4P dengan pernyataan sebagai berikut (disesuaikan dengan yang sedang terjadi pada saat penulisan jurnal)
Facts (Peristiwa)
Pada minggu ini saya mengerjakan Modul 3.2.a.8.1 Elaborasi Pemahaman Peminpin dalam Pengelolaan Sumber Daya, 3.2.a.9. Koneksi Antar Materi Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya, dan 3.2.a.10. Aksi Nyata Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya. Pada modul 3.2 memberikan pembelajaran yang sangat bermanfaat buat saya, dan merupakan hal baru bagi saya. Pada prosesnya pembelajaran ini tidak ada hambatan yang berarti selama proses pembelajaran ini. Karena Saya selalu mendapatkan pembelajaran yang sangat berarti dari Fasilitator, pengajar praktik dan selalu berdiskusi dengan rekan-rekan CGP sehingga hal tersebut sangat membantu.
Feelings (Perasaan)
Selama pembelajaran berlangsung, saya merasa tertantang dan termotivasi untuk menerapkannya pada koneksi antar materi dan aksi nyata di sekolah, karena menurut saya apa yang saya pelajari pada modul 3.2 ini sangat relevan dengan permasalahan yang dihadapi di sekolah saya, sehingga dengan mempelajari materi ini semoga menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan kualitas belajar dalam layanan Bingan dan Konseling yang berpihak pada murid.
Findings (Pembelajaran)
Pembelajaran yang saya dapatkan dari proses ini bahwa dalam pengeloalaan sumber daya sebelum ini saya lebih banyak menggunakan Pendekatan berbasis kekurangan/masalah (Deficit-Based Thinking) akan memusatkan perhatian kita pada apa yang mengganggu, apa yang kurang, dan apa yang tidak bekerja. Segala sesuatunya akan dilihat dengan cara pandang negatif. Kita harus bisa mengatasi semua kekurangan atau yang menghalangi tercapainya kesuksesan yang ingin diraih. Semakin lama, secara tidak sadar kita menjadi seseorang yang terbiasa untuk merasa tidak nyaman dan curiga yang ternyata dapat menjadikan kita buta terhadap potensi dan peluang yang ada di sekitar.
Pada materi ini saya diperkenalkan kepada Pendekatan berbasis aset (Asset-Based Thinking) adalah sebuah konsep yang dikembangkan oleh Dr. Kathryn Cramer, seorang ahli psikologi yang menekuni kekuatan berpikir positif untuk pengembangan diri. Pendekatan ini merupakan cara praktis menemukan dan mengenali hal-hal yang positif dalam kehidupan, dengan menggunakan kekuatan sebagai tumpuan berpikir, kita diajak untuk memusatkan perhatian pada apa yang bekerja, yang menjadi inspirasi, yang menjadi kekuatan ataupun potensi yang positif.
Future (Penerapan)
Setelah mendapatkan materi Modul 3.2 Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya, maka dalam pengelolaan sumber daya saya akan lebih memusatkan perhatian pada apa yang bekerja, yang menjadi inspirasi, yang menjadi kekuatan/aset serta fokus pada potensi yang positif. Saya akan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ekosistem sekolah, mengelola sumber daya yang ada di sekolah dengan menggunakan pendekatan Pengembangan Komunitas berbasis Aset (Asset Based Community Development/ABCD) untuk berusaha meningkatkan kualitas proses pembelajaran dalam bidang layanan Bimbingan dan Konseling pada murid.






0 komentar:
Posting Komentar